Monthly Archives: October 2009

DUNIA DI MATA PARA SAHABAT R.ANHUM AJMA’IIN

allah

Fikrah mengharapkan akhirat telah meresapi jiwa setiap sahabat Rasulullah saw..Inilah kesan drpd Madrasah Tarbiyah Rasulullah saw..Perasaan dan keinginan mereka jauh berbeza sekali jika dibanding dgn kita walhal di kalangan mereka ada juga golongan elit seperti usahawan yg milionaire, Abdurrahman B Auf ranh.,apakah rahsia mereka?kita tdk ada sbrg alasan untuk mngatakan kesibukan kerja mmbuat kita lupa akan akhirat,jika begitu maka kita sudah tgolong dlm glgn yg lalai..nauzubillahi min dzalik..Rahsia mereka ialah pghayatan mereka serta keyakinan mereka thadap fikrak Islam yg syumul yg mereka pelajari dari Madrasah Tarbiyah Rasulullah saw.Mereka bkn golongan yg hnya mpelajari ilmu Islam skadar ilmu shja ttpi mreka mghayatinya dgn mgamalkan ilmu yg dipelajari dlm hidup mereka. Ilmu @ fikrah yg mereka pelajari telah sebati dgn roh dan darah daging mereka.Ia bergelora di dalam diri serta jiwa mereka.

Oleh itu, mereka tdk dpt mlupakan AKHIRAT dan TIDAK DAPAT MGGANTIKANNYA DGN YANG LAIN..Sbgai renungan kita akan sama2 mnyelusuri kisah sepupu serta menantu mulia Rasulullah saw kerana beliau adalah gambaran @ model insan paling sesuai untuk mceritakan Madrasah Tarbiyah Rasulullah saw.

Abu Saleh telah meriwayatkan dgn katanya: ‘ Muawiyah bin Abu Sufyan telah mgatakan kpd Dharar ibnu Dhamurah : Tolong gambarkan mengenai Ali kpdku.Dharar bkata : ‘ Maafkan  saya,saya tdk mahu mceritakannya.Muawiyah bkata: Tidak!Aku mahu kamu mceritakannya juga.Dharar bkata : Maafkanlah ! Saya tdk mahu mceritakannya.Muawiyah bkata : Tidak! Aku tdk mahu memaafkan kamu.Dharar bkata : Jika sudah terpksa beginilh:

Demi Allah ssghnya Ali adalh sorg yg bpandangan jauh,sgt gagah,bckap benar dan mghukum dgn adil.Ilmu pngetahuannya tpancar di segenap tubuhnya.Dlm smua segi,ia bckp dgn penuh bijaksana.Ia mjauhkan diri  drpd dunia dan keindahannya.Ia bjinak-jinak di wktu mlm yg gelap gelita.Demi Allah dia amat byk menangis dan bfikir.Ia sering melihat keaiban dirinya sendiri.Ia tlalu gemar mmakai pakaian dan memkn makanan yg kasar2.Demi Allah ssghnya dia sama juga dgn kita,mjawb jika kita bertanya,dan bila btemu dgnnya dialh yg lebih dahulu menegur.Ia akan dtg  jika kita menjemputnya.

Demi Allah, meskipun dia amat rapat dan dekat dgn kami,tetapi ia amatlah hebat hingga tidak terkata.Kami tidak berani mmotong cakapnya. Kalau ia tersenyum kelihatan permata yang terkarang.Ia menghormati ahli-ahli agama dan mengasihi org2 miskin.Orang yg kuat tidak mungkin dapat mmesongkannya ke arah kebatilan, manakala org yg lemah pula sentiasa diberikannya keadilan.

  Saya bersaksi dgn nama Allah bahawa saya pernah melihat sebahagian dari sikapnya.Bila hari sudah jauh malam,ia duduk di tempat ibadahnya(mehrab).Sambil mmegang janggutnya,dan berkeadaan gelisah seperti gelisahnya orang yang sihat serta berkeadaan menangis laksana org yang sedih,maka ketika itu saya seolah-olah mendengar beliau berkata:

” Oh dunia,adakah  padaku kau pamir dan tunjukkn diri. Jauh,jauh sekali,kau godalah org lain dariku.Aku sudah ceraikan kau dgn talak tiga, aku tidak akan rujuk padamu lagi.Umurmu terlalu singkat,hidupmu terlalu hina dan bahaya yang kau timbulkan dalah terlalu besar.Oh, alangkah sedikitnya bekalanku,betapa jauhnya perjalananku dan betapa sukarnya jalan yang aku lalui.”

Al Fakir Ila Allah, Dr Ghuraba

Rujukan: Pertentangan Iman dan Materialisme, Abul Hasan Ali An Nadwi

Rahasia Dibalik Penangguhan Laporan Goldstone Oleh Mahmud Abbas

Ramallah – Infopalestina; -Beberapa sumber terkait menyebutkan bahwa mereka yang mengambil keputusan menunda pengambilan suara atas laporan Goldstone adalah tiga orang. Mereka adalah Mahmud Abbas, Yaser Abdu Rabbu dan Saeb Uraekat serta mendapatkan lampu hijau dari Salam Fayyad.

Sumber-sumber tadi menegaskan bahwa Amerika dan Zionis Israel masing-masing menekan Mahmud Abbas dan Salam Fayyad untuk meminta penundaan laporan Goldstone, sesekali dengan bahasa mengharap dan sesekali dengan bahasa menekan.

Masih tambah sumber, pemerintah Amerika telah meningkatkan ancamannya kepada pemerintah Ramallah jika tidak mengindahkan permintaan penundaan di atas. Diantara ancaman-ancaman itu, jika pemerintah Ramallah tidak mematuhi perintah Amerika, adalah seperti berikut ini;

Akan menghentikan peran dan upayanya guna melanjutkan perundingan damai antara Otoritas Palestina (OP) Ramallah dengan Israel.
Menghentikan mengucurkan dana bagi OP dan pemerintah Salam Fayyad.
Sementara di pihak Zionis Israel, meminta pemerintah Abbas menarik tuntutan pengambilan suara atas laporan Goldstone dengan imbalan pemberian izin kepada perusahaan selular yang sebelumnya ditunda oleh pemerintah Zionis sejak lama. Salah satu pemilik perusahaan hand phone ini adalah anaknya Mahmud Abbas ditambah para pebisnis Israel dan Palestina lainnya.

Dalam kasus yang sama, pihak OP mendapatkan ancaman dan tekanan langsung dari Menlu Israel, Lieberman. Saat itu Lieberman mengancam jika OP tidak meminta penundaan pengambilan suara atas laporan Goldstone, akan membeberkan peran Mahmud Abbas, Fatah dan Salam Fayyad dalam perang di Gaza kemarin. Tidak itu saja, tambah Lieberman, para petinggi OP itu yang mendorong orang-orang Israel untuk melanjutkan perang hingga Hamas di Jalur Gaza bisa dibasmi total.

Masih menurut sumber menyebutkan bahwa bahasa yang dipakai Lieberman adalah bahasa marah. Ia mengancam akan membeberkan semua pertemuan dan kontak yang memperlihatkan peran dan keikutsertaan OP dalam perang Gaza terakhir.

Dalam kaitan yang sama, kantor berita Shehab News, menukil dari sumber-sumber di Washington menginformasikan bahwa sebuah pertemuan digelar oleh wakil OP dan Zionis Israel di Washington. Pertemuan ini sendiri digelar untuk membujuk OP agar mau menarik dukungan terhadap laopran Richard Goldstone, ketua tim pencari fakta PBB untuk kasus kejahatan perang di Gaza.

Kepada Shehab sumber-sumber itu menyebutkan bahwa mulanya OP menolak atas permintaan tersebut. Hingga akhirnya datang Kolonel Ely Avraham dan membawa laptop sambil menampilkan video pertemuan antara Mahmud Abbas dengan Menhan Israel, Ehud Barak terkait masalah Tzepi Livni.

Provokasi Zionis pada Abbas dan Abdul Rahim

Sumber ini mengatakan bahwa Mahmud Abbas muncul dalam video sedang mencoba meyakinkan “Barak” perlunya melanjutkan perang di Gaza. Barak nampak ragu-ragu dan gemetar di depan antusiasme Mahmud Abbas dan dukungan Livni untuk melanjutkan perang.

Pada konteks yang sama, kata sumber itu, Avraham menampilkan kepada delegasi Otoritas Palestina sebuah rekaman percakapan telepon antara Direktur Kantor Staf Angkatan Bersenjata Zionis dengan Tayeb Abdul Rahim; di mana yang disebut terakhir mengatakan: “Kondisi-kondisi sudah menguntungkan dan matang untuk masuknya tentara Israel ke kamp pengungsi Jabalia dan Shati’.” Dia menegaskan bahwa jatuhnya dua kamp pengungsi tersebut akan mengakhiri pemerintahan “Hamas” di Gaza dan akan mendorongnya menaikkan bendera putih. Dove Weissglas menegaskan kepada Abdul Rahim bahwa hal ini akan menyebabkan jatuhnya ribuan warga sipil. Abdul Rahim menjawab, “Mereka semua memilih “Hamas”, merekalah yang memilih nasibnya sendiri, bukan kami!”

Kepada Shehab News, sumber ini mengatakan bahwa delegasi Israel mengancam memperlihatkan materi rekaman tersebut di depan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan media. Hal inilah yang menyebabkan delegasi Otoritas Palestina menyetujui untuk menarik dukungan pada laporan Goldstone. Delegasi Israel memintanya menulis perjanjian yang mengakui bahwa delegasi Palestina tidak memberikan komentar kepada negara manapun untuk mengadopsi “Laporan Goldstone”. (AMRais)

www.infopalestina.com

Haneya : Al-Aqsha Garis Merah, Tanpanya Hancurlah Ruh Kaum Muslimin Sedunia

Gaza-Infopalestina : Pemerintah Palestina pimpinan Ismael Haneya khawatirkan rencana Zionis terhadap kota Al-Quds yang sedang berjalan untuk menguasai Masjid Al-Aqsha dan membaginya sebagaimana terjadi pada masjid Hebron.

Namun pemerintah menegaskan, rencana ini tidak akan berhasil bila kita melindunginya. Masjid Al-Aqsha adalah garis merah, dibawahnya terdapat ruh kaum muslimin sedunia.

Dalam sidang kebinet pekanan Senin (6/10) pemerintah Haneya mengungkapkan, kecaman ataupun kutukan selama ini belum menyentuh aksi Zionis di Al-Quds. Kota tersebut berada dalam bahaya sebenarnya. Untuk itu diperlukan langkah-langkah nyata untuk menghentikan rencana mereka. Termasuk di dalamnya respon sejumlah pemimpin Arab dan Islam untuk menjawab seruan syaikh Yusuf Al-Qordhowi agar menjadikan hari Jum’at besok sebagai hari kemarahan demi melindungi al-Aqsha dan melaksanakan tanggung jawab terhadapnya.

Di sisi lain, pemerintah Haneya mengecam dengan sangat tindakan yang diambil pemerintah Ramallah yang melarang aksi demonstrasi di Al-Quds. Kebijakan tersebut merupakan dukungan nyata kepada Zionis dalam pembantaianya terhadap warga Al-Quds. Disamping sebuah pelanggaran besar terhadap kebebasan mengemukakan pendapat yang dijamin oleh semua undang-undang internasional. Apalagi menghalangi kebebasan rakyat yang berkaitan dengan masalah nasionalisme yang tidak ada kaitanya sama sekali konflik politik selama ini.

Dalam bahasa lain, pemerintah Palestina menganggap apa yang telah ditempuh pemerintah Ramallah terhadap laporan Goldstone inkonstitusional dan menunjukan keberpihakanya pada Zionis yang memusuhi rakyat Palestina. Pemerintah Ramallah telah menutupi kejahatan Zionis dan agresinya ke Gaza.

Dalam pada itu, pemerintah menghimbau dunia Arab dan Islam untuk mencari solusi atas krisis tersebut dan bekerja semaksimal mungkin untuk mengajukan para pemimpin Zionis ke mahkamah internasional.

Adapaun terkait dengan pembebasan sebagian tawanan wanita Palestina dari penjara Israel, setelah pihak Zionis mendapatkan secuil informasi tentang kondisi Giladh Shalit, pemerintah mengungkapkan penghargaanya kepada faksi-faksi yang telah berhasil memaksa penjajah Zionis menempuh cara ini. Pemerintah pun mengucapkan selamat kepada para tawanan wanita yang baru bebas tersebut. Ia menegaskan, masalah tawanan akan tetap menjadi prioritas utama kerja pemerintah dengan segala aktivitas politiknya.

Tak lupa pemerintah mengucapkan terima kasih kepada pihak Mesir dan Jerman yang telah berhasil menghantarkan transaksi pertukaran ini dengan Palestina. (asy)

BANGKITLAH WAHAI UMMAH KU!!!!

Israel – Amerika Ujicoba 3 Sistem Pertahanan Missil

Jerusalem – Infopalestina: Radio Israel hari ini, Selasa (14/04), menyebutkan bahwa entitas Zionis Israel dan Amerika Serikat selama tahun ini akan melaksanakan manuver militer yang diebutnya paling besar demi melakukan ujicoba 3 sistem pertahanan missil.

Menurut sumber-sumber Israel, manuver ini meliputi ujicoba peluncuran jenis perbaikan dari roket anti missil “Hits” milik Israel. ditambah ujicoba dua roket anti missil balistik milik Amerika Serikat: pertama jenis (THAAD) dan yang kedua sistem roket anti missil (AEGIS) yang diluncurkan dari kapal.

Manever militer ini dilakukan untuk untuk mengaktifkan sistem pertahanan 3 sitem pertahanan rudal Amerika dan Zionist secara bersama-sama, apabila Amerika memutuskan menempatkan system-sistem pertahanannya di entitas Zionis Israel di saat terjadi serangan dari Iran, seperti yang dilakukan Washington selama Perang Teluk pertama pada tahun 1991.

Sistem Pertahanan Rudal “Iron Dome”

Sumber-sumber Israel pada hari Jumat (10/4) melaporkan, Otoritas Pengembangan Alat Perang Israel “Rafael” mengkonfirmasikan bahwa sistem praktis penangkal missil jarak pendek yang pertama, yang dikenal dengan nama system “Iron Dome” akan mulai digunakan pada musim panas tahun 2010 mendatang.

Koresponden militer surat kabar Israel Ha’aretz, “Amos Harel”, Jumat (10/4), melaporkan bahwa “percobaan untuk menguji sistem buatan Israel tersebut, berhasil sukses bulan lalu. Direncanakan akan dilaksanakan percobaan lain di musim panas mendatang, termasuk penujian penangkal penuh granat roket.

Dinyatakan bahwa “Rafael” (pihak yang memproduksi sistem “Iron Dome”) akan membekali angkatn udara Israel dengan sistem pertama dari jenis ini – sesuai jadwal waktu yang telah ditentukan – pada akhir tahun ini.

Harian Israel ini menegaskan bahwa sistem ini sedianya digunakan untuk melindungi pemukiman Yahudi Sderot, Negev, dan mungkin daerah Ashkelon juga. (seto)
www.infopalestina.com….